SONY Playstation3 SCAMPER

SCAMPER is an acronym for Substitute, Combine, Adapt, Modify, Put to another use, Eliminate, Reverse or Rearrange. This is a list of changes that you could make to existing products and services to open up new opportunities and Product Development.

To understand well about the usage of this method, I give you an example below,

Company: SONY; Product: Playstation3

 

 

 

 

 

 

Substitute: Conventional DVD into Blu-ray disc with special format, create High Definition quality picture.

Combine: Combination between The Console, Game, and Internet, create a sophisticated online game.

Magnify/ Minify: Develop the way gamers play from conventional Joy Stick into kind of Wii remote.

Put to other use: Creative people who develop the function of PS3

 

 

 

 

 

 

 

Eliminate: The substitution of the game CD use, could eliminate the piracy level which become the biggest enemy of all player in this Business.

Rearrange: Rearrange the material usage, to become smaller, tougher, and lighter.

Advertisements

Asian Food Channel Business Model

 

 

 

 

 

 

Asian Food is The Best of all, Chinese, Japanese, Middle Eastern, and Melayu, all of them have represented great passion, and obsession of their strong characteristic cuisine. Standing as a leading of International Food TV Channel which provides every single edges of Food in this entire world, AFC is well designed and structured perfectly to be broadcasted to the world.

Related as a type of Business Model, AFC Business Model will be explained specifically below,

Value Architecture

As we know, AFC offers such ultimate shows like Chef at Home, Jamie at Home, Ningella Bites, and many more, not only a cooking show programs, but also there are some  programs, published about extraordinary restaurants and lifestyle in some regions. As an international TV Channel, AFC worked altogether with some Cable Television and Satellite Provider enterprise to reach their customers. AFC strong positioning and solid organization have become their core capabilities of their performance.

Value Proposition/ Customer

Launched in mid-2005, AFC currently transmits in Singapore, Hong Kong, Indonesia, Malaysia, Brunei, Philippines and Thailand. In these markets, AFC has established a leadership position, as not just the only “food” channel, but as the leading lifestyle channel and a leading promoter of pan-Asian culture across the region. This value is exactly what AFC want to bring to their customers who love and passion in the world of cuisine.

Revenue Model

Like another conventional TV Channel, AFC cost, go out for shooting necessity, all stuff maintenance, general and administrative  needed. In contrast, they earn money from any company put their advertisement in AFC.

 

Spritual Quotient and Creativity

Pribadi, sifat, kebiasaan, tingkah laku, sampai budaya, merupakan bentuk atau pola yang terbentuk dari batasan-batasan, nilai, makna, dan moral yang dipegang oleh sekelompok masyarakat.

Itu semua, terangkum sebagai “Kecerdasan Spiritual” atau biasa dikenal sebagai SQ (Spiritual Quotient), lebih tepat disebut sebagai “Kecerdasan” atau “Intelligence” daripada “Quotient”, yang mana lebih menuju kepada sebuah perhitungan, sedangkan tingkat spiritual seseorang tidak dapat diukur.

Bermula dari penemuan dari salah satu bagian penting dari kecerdasan manusia oleh Dana Zohar dan Ian Marshall, SQ, yang mana disebutkan sebagai kecerdasan paling essencial sebagai pendukung kecerdasan-kecerdasan yang lain, IQ dan EQ. Di seebut sebagai kecerdasan paling essential karena SQ merupakan dasar dari pola pikir yang berguna untuk memaknai kehidupan. SQ sangat fokus terhadap makna dan nilai yang melandasi perilaku, sifat, dan budaya.

SQ adalah kecerdasan yang berdasar pada bagian dalam diri kita yang berkolerasi dengan kearifan di luar ego atau jiwa. SQ menjadikan manusia yang utuh sepenuhnya secara intelektual, emosional dan spiritual. SQ adalah kecerdasan jiwa, yang dapat membantu manusia untuk berintrospeksi dan membangun diri menjadi pribadi yang positif.

Dalam karya Dana dan Marshall “SQ, Memanfaatkan Kecerdasan Spiritual Dalam Berpikir Integralistik dan Holistik untuk Memaknai Kehidupan” diterangkan tahap-tahap untuk meningkatkan SQ pada diri kita, yaitu,

Pertama, menyadari di mana saya sekarang, lalu merasakan dengan kuat bahwa saya ingin berubah, kemudian merenungkan apakah pusat saya sendiri dan apakah motivasi saya yang paling dalam, setelah itu dengan menemukan dan mengatasi rintangan, menggali banyak kemungkinan untuk melangkah maju, menetapkan hati saya pada sebuah jalan, dan tetap menyadari bahwa ada banyak jalan.

Tingkat SQ yang tinggi memiliki 8 tanda, yaitu:

1. Flexibility

2. Self-awareness

3. An ability to face and use suffering

4. The ability to be inspired by a vision

5. An ability to see connections between diverse things (thinking holistically)

6. A desire and capacity to cause as little harm as possible

7. A tendency to probe and ask fundamental questions

8. An ability to work against convention

Kaitannya antara kreatif dengan SQ? sederhana tapi bermakna, dalam hal apapun terkait dengan kreativitas dan inovatif, semua berawal dari pribadi seseorang yang kuat dan mempunyai keinginan besar untuk menembus batas-batas yang ada.

Dengan meningkatnya SQ pada diri seseorang,  maka, pribadi yang kuat jelas akan tumbuh dan terbentuk, sehingga, hal apapun yang dikerjakan oleh orang tersebut berpeluang untuk tumbuh maksimal dan berujung pada kreativitas.